Original From : http://m-wali.blogspot.com/2011/12/membuat-teks-berjalan-di-menu-bar.html#ixzz1hBO1bMTJ

Welcome




Efek Daun

Bintang

Tampilkan postingan dengan label Ilmu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ilmu. Tampilkan semua postingan

Selasa, 17 Februari 2015

MENGEMBALIKAN COMMAND PROMPT LINE YANG HILANG DI AUTOCAD

Kadangkala kita mungkin saja menggunakan autocad dalam pekerjaan menggambar secara cepat dan kurang hati-hati….akibatnya, bisa saja menyebabkan salah satu tools pada autocad menjadi hilang…..salah satu contoh adalah hilangnya tool command prompt line…… command prompt line sangat vital diautocad…karena apapun yang kita input akan muncul disitu….kecuali tentu saja kalau dynamic input nya kita hidupkan (F12)….semua input akan muncul di kursor…..
Jika hal ini terjadi, maka tidak perlu khawatir, karena masih ada cara untuk mengembalikannya kembali melalui registry windows….Upaya ini merupakan satu-satunya cara untuk mengembalikan command prompt line……jadiu ntuk kasus ini tidak berlaku pepatah yang mengatakan : banyak jalan menuju roma………he he he…..
Oke mari kita mulai saja langkah-langkahnya…….pelan-pelan aja mempraktekannya ya….karena salah sedikit aja bukan hanya autocad kita yang bermasalah, tapi OS kita juga mungkin akan kena imbasnya……..
Tutup dulu autocad nya…..masuk registry windows dengan cara klik menu start—run—ketik :REGEDIT pada bagian open….klik ok……
Kemudian masuk ke subkey berikut:
HKEY CURRENT USER—SOFTWARE—AUTODESK—AUTOCAD—Rxx.x(tergantung versi berapa kita punya autocad)—ACAD- xxx:xxx-fixedprofile—commandline windows……..
Pada layar sebelah kanan klik dua kali pada Textwindows.show….maka akan muncul kotak dialog : editDWORD value……ganti angka 0 menjadi angka 1 untukvalue data….klik ok……restart terlebih dahulu komputernya…….buka kembali autocadnya……udah muncul lagi kan command prompt line nya?
Semoga bisa bermanfaat….salam
READ MORE - MENGEMBALIKAN COMMAND PROMPT LINE YANG HILANG DI AUTOCAD

MENGHITUNG KOORDINAT UTM DAN ZONE

SECARA RUMUS SATU DERAJAT BUJUR TIMUR MEMPUNYA NILAI = 111273.612 METER. JADI PADA POSISI 107 DERAJAT BT MAKA NILAI UTMNYA ADALAH SBB ......
107 ITU BERADA DI ZONE 48 ( DARI 102 KE 108 ) YG BERARTI MERIDIAN TENGAHNYA ADALAH 105. DENGAN MEMAKAI RUMUS 107-105 X 111273.612+500000= 722547.224 UTM. DAN YANG 103 BT ADALAH 103-105 X 111273.612+500000= 277452.776 UTM. DAN SELANJUTNYA....SELANJUTNYA. AKAN SAYA POSTING CARA MENGHITUN LINTANGNYA....BERIKUT DARI UTM KE GEOGRAFIS
READ MORE - MENGHITUNG KOORDINAT UTM DAN ZONE

Kamis, 26 Januari 2012

Membuat Peta Topografi (Kontur) Dengan AutoCAD Land Desktop

Sebelumnya saya pernah membuat posting tentang membuat kontur dengan AutoCAD Land Desktop menggunakan  langkah menu run comment untuk import data, tapi sudah saya hapus karena kurang lengkap dalam penjelasannya, sebenarnya ada beberapa langkah import data yang dapat digunakan diantaranya adalah :

1.    Melalui Run Comment, dapat berupa point ataupun Text
2.    Melalui ASCII
3.    Melalui Alat Ukur berupa Total Station
4.    Key in atau ketik data secara manual

Dalam Posting ini saya akan membahas untuk point 1 dan 2, dan untuk point 3 dan 4 tidak akan saya dijelaskan karena didalam pekerjaan topografi penghitungan koordinat dan elevasi dalam bentuk Excel diperlukan untuk mengetahui ketelitian pengukuran selain itu dalam penggunaan alat total Station terdapat software bawaan yang digunakan untuk mendownload data dari alat ke PC kita seperti Topcon Link untuk alat Topcon atau Prolink untuk Sokkia, jadi pada point 3 sangat jarang digunakan untuk pekerjaan topografi. Untuk Point 4 ini sangat tidak mungkin karena itu tidaklah efisien terhadap waktu yang diperlukan.

1.    Untuk langkah pertama adalah menghitung  koordinat dan elevasi menggunakan Excel dari pengambilan data lapangan menggunakan Total Station dan Water Pass

Contoh Penghitungan Koordinat




Contoh Penghitungan Elevasi / Beda Tinggi


Dalam proses penghitungan Koordinat dan beda tinggi kita tetap perlu menghitung rata rata beberapa data yang di ambil lebih seperti Sudut Horisontal dari bacaan depan dan belakang, Jarak datar yang sering diambil dari sudut vertical dengan jarak miring dari dua kali pengambilan data yaitu data pulang dan data pergi, Beda tinggi yang juga diambil dari penghitungan tinggi alat, tinggi target, tinggi patok dan bacaan vertical yang juga pengambilan data lapangan dilakukan dua kali yaitu data pulang dan pergi. Untuk contoh  gambar penghitungan tersebut sebagai berikut :


Contoh Penghitungan Detail / Situasi


Keempat gambar tersebut adalah hasil penghitungan dengan Ms. Excel, Mungkin terlihat beda untuk anda, sebenarnya ada beberapa master penghitungan yang bisa dipakai, akan tetapi untuk keempat gambar diatas adalah master yang saya sering gunakan kebetulan itu master bikinan saya juga, jadi akan merasa mudah dimengerti dalam proses penghitungannya. Saya menggunakan link cell yang mempermudah pergantian hasil penghitungan apabila ada beberapa data yang dirubah selain itu sudah saya protect sheet jadi formula yang digunakan tidak akan rusak.

2.    Setelah penghitungan selesai baru kita mulai export data tersebut ke Land Desktop, seperti yang kita singgung di awal ada dua cara untuk export data tersebut, tapi sebelumnya copy hasil penghitungan detail dan gabungkan dengan hasil penghitungan beda tinggi dan koordinat polygon agar data menjadi satu file, untuk contohnya seperti gambar dibawah ini


3.    Persiapan data Import, Untuk export data ke LDD dengan run comment, anda perlu membuat perintah ke LDD dengan cara membuat Syntak berikut di Excel
Untuk Point lakukan langkah berikut


Untuk Text buat Syntak seperti ini


Untuk Export ke LDD menggunakanASCII anda perlu memahami beberapa data input yang sering kita lihat seperti PENZD, PENZ, ENZ, PNE serta bacaan space delimeted comma delimited, untuk pembahasannya sebagai berikut :
P : No. Point
E : Easting (koordinat X)
N : Northing (koordinat Y)
Z : Elevation
D : Discription
Space delimited : Format notepad file .txt
Comma delimited : file .csv

4.    Setting Project, Parameter dan Point pada LDD
Langkah awal buka Land Desktop, Buat Project, Ikuti Gambar


Pilih Created Project…
Isikan Nama Folder di Name pada Project Information
Pada Drawing Name Isikan Nama File dwg lalu OK
Setelah itu lakukan seperti gambar dibawah ini

•    Load Setting > pilih m1000.set

•    Units > Sesuaikan dengan gambar

•    Scale > Horisontal 1 : 1000 dan Vertikal 1 : 200

•    Zone > Sesuaikan

Lalu klik finish, lalu akan muncul tampilan setting yang telah kita buat tadi, setelah itu klik OK
Setelah itu akan muncul Created Point Database, beri tanda pada Use Point Name > OK
Langkah Selanjutnya Point Settings…


Coords    pilih X-Y
Untuk Marker sesuaikan ukuran dan bentuk point
Untuk Text, Pilih Warna sesuaikan ukuran huruf dan matikan description
Setelah itu OK

5.    Proses Pembuatan Kontur Melalui import data Run Comment
Untuk Proses ini sudah pernah saya buat posting sebelumnya, silahkan klik disini
6.    Proses Pembuatan Kontur melalui import data ASCII
•    Langkah pertama adalah buka data yang telah disiapkan di Excel, simpan data dalam format yang diinginkan dan dalam bentuk .csv atau .txt


•    Save > OK > Yes > lalu Klik Close, Keluar dari Excel > akan muncul “Do you want to save……” Klik Yes > lalu klik kembali Yes
•    Buka LDD, Pilih Import Point pada menu Point


Pilih Format sesuaikan dengan anda menyimpan data tadi di Excel (ENZ/space delimited)
Pada Source File pilih tempat dimana kita menyimpan data .txt
Perhatikan tanda lingkaran yang saya beri pada gambar diatas,
Lingkaran pertama beri tanda pada Add Points to Point Group
Pada lingkaran kedua klik tanda hijau tersebut, maka akan muncul Format Manager – Create Group, Pada lingkaran ketiga isikan nama Point Group, Kemudian OK > OK
•    Setelah itu akan muncul COGO Database Import Options > Pilih Ignore lalu OK
•    Buat Polyline mengelilingi point tersebut dan beberapa gambar yang diperlukan seperti jalan ataupun jalur polygon


•    Pilih Terrain > Terrain Model Explorer > Pada Terrain klik Kanan “Create New Surface”
•    Buka Tanda + pada Terrain sehingga muncul Surface1, Buka juga tanda + pada surface1
•    Pada Point Groups > Klik Kanan “Add Point Groups…” >pilih “Baru_Belajar” atau nama yang tadi anda ketikan pada saat import point
•    Klik kanan pada surface1 > pilih Build…
•    Close Terrain model explorer dan kembali ke display AutoCAD
•    Setelah itu masih pada menu Terrain > pilih Edit Surface > pilih Surface Bounderies…
•    Pada command akan terlihat “RemoveAll/Add :” tekan enter
•    “Remove all existing boundary definitions (Yes/No) :” ketik “Y” lalu tekan enter
•    “Select polyline for boundary” pilih polyline yang telah kita buat tadi, gunanya untuk membatasi jalur kontur
•    “Boundary definition [Show/Hide] :” tekan enter
•    “Make breaklines along edges (Yes/No) :” ketik “Y” lalu tekan enter
•    Setelah itu tekan Esc untuk mengakhiri perintah jika polyline yang dibutuhkan hanya satu
•    Sekilas akan muncul Surface dalam bentuk segitiga yang banyak, mungkin sobat mengetahui didapatkannya sebuah kontur terjadi karena penghitungan dari dua buah garis yang menghubungkan dua titik yang memiliki beda tinggi, pada garis tersebut akan di buat titik titik baru yang memiliki ketinggian diantara dua titik di ujung garis tersebut sesuai interfal yang ditentukan, dan apabila titik itu banyak maka pembuatan kontur akan dibentuk segitiga segitiga yang banyak juga. Perlu dingingat bahwa software LDD ini merupakan hasil cipta dari karya manusia, jadi mungkin ada beberapa garis surface yang salah sehingga mengakibatkan kontur menjadi aneh ataupun salah karena tidak sesuai dengan keadaan lapangan, jadi perlu adanya ketelitian dalam proses ini,
•    Untuk meneliti surface tersebut, perlu kita munculkan garis garis itu terlebih dahulu dengan cara pilih terrain > edit surface > Import 3D lines
•    “Erase old surface view (Yes/No) :” Ketik “Y” lalu tekan enter
•    Setelah itu teliti garis surface tersebut, bila terjadi kesalahan sobat dapat “Flip Face” mengedit dan  “Delete surface Line” menghapus, “Add surface Line” menambahkan garis surface tersebut melalui Tool Terrain : Edit Surface



•    Langkah selanjutnya adalah membuat garis kontur > Pilih Terrain > Create Contours…
•    Perhatikan gambar dan warna merah


Pada kotak warna merah terdapat pengaturan interfal, atur interfal pada Minor Interval, karena major hanya garis kontur kelipatan dari Minor, pengaturan tersebut disesuaikan skala cetak > Klik OK
•    “Erase old contours (Yes/No) :” tekan enter



Alhamdulillah, selesai juga… mungkin ada beberapa hal yang kurang dalam posting saya ini, jadi mohon komentar yang membangun, kritik saran juga saya harapkan dari rekan sekalian, semoga bermanfaat.
READ MORE - Membuat Peta Topografi (Kontur) Dengan AutoCAD Land Desktop

Rabu, 28 Desember 2011

ArcView 3x: Membuat Garis Kontur dari Data DEM

Menimbang bahwa ArcView adalah perangkat lunak yang masih banyak digunakan, kami coba untuk membuat tutorial singkat untuk menggunakan ArcView untuk membuat garis kontur dari data DEM. Berikut tahapan yang bisa di lakukan:
Download tutorial format PDF

Tahap Persiapan
1. Buka ArcView
2. Aktifkan ekstensi Spatial Analyst dan ET36. Spatial analyst berguna untuk membuat garis kontur, ET36 akan digunakan untuk menghaluskan garis kontur.
3. Buat sebuah view dengan Map Unit METER. Oleh karena itu, data DEM yang akan digunakan harus sudah terproyeksi, misalnya dengan system proyeksi UTM
4. Tambahkan data DEM dengan pilihan DATA SOURCE TYPES : Grid Data Source
Contoh data yang tampil di View adalah sebagai berikut

Tahap Pembuatan Kontur
5. Membuat kontur di ArcView 3x dapat dilakukan dengan Spatial Analyst atau 3D Analyst. Pada kesempatan ini digunakan Spatial Analyst
6. Klik pada menu SURFACE > CREATE CONTOURS
7. Isi Contour Interval dengan 10 dan Base contour: 0
Angka 10 menunjukan berapa interfal garis kontur yang akan dibuat. Kita sebaiknya mengikuti kaidah kerapatan vertical garis kontur. Untuk peta skala 1:50.000 sebaiknya digunakan interal garis kontur 25m, untuk peta skala 1:20.000 sebaiknya gunakan interval garis kontur 10m.
Base contour menunjukan berapa tinggi angka 0 pada data DEM terhadap referensi kajian kita. Isi dengan anaka 0 (nol) jika referensi angka 0 pada garis kontur yang akan dihasilkan sama dengan referensi 0 (nol) pada DEM

Klik OK
8. Sebuah theme baru berupa garis kontur terbentuk seperti contoh berikut

Tahap Penghalusan Kontur
Garis kontur pada gambar terakhir di atas tidak terlalu rapi. Garis kontur yang biasanya digambarkan smooth terlihat kaku. Untuk menghaluskan garis kontur (atau tema-tema garis lainnya) bisa digunakan ET36
9. Nyalakan ekstensi ET36. Klik EDIT THEME. Pilih theme garis kontur yang akan dihaluskan, Klik OK. Sebuah toolbar editing akan muncul.

Klik pada Start Editing
10. Klik pada ikon G_D_S_F (Generalize, Densify, Smooth, dan Flip). Yang akan kita gunakan adalah Smooth

11. Pilih Function SMOOTH, Toleransi 50m (misal) dan Klik pada SMOOTH
12. Sebuah garis kontur yang halus dan enak dipandang akan terlihat
13. Klik OK untuk menutup dialog G_D_S_F
14. Klik CLOSE untuk keluar dialog ETPolyline
15. Klik EXIT untuk keluar dari dialog ET36
16. Berikut contoh hasil smoothing

Garis abu-abu: Garis kontur sebelum diedit oleh ET36
Garis Kuning: Garis kontur setelah diedit oleh ET36
Tahap Supervisi
17. Proses penurunan garis kontur dari DEM harus di-supervise, tidak bisa hanya mengandalkan otomatisasi computer. Supervisi harus dilakukan secara manual untuk melihat
- Supervisi dilakukan secara manual
- Apakah ada START dan END dari sebuah polyline yang tidak smooth.
- Apakah ada garis kontur yang overlapping
- Apakah ada garis kontur yang panjangnya tidak signifikan, misal hanya beberapa meter saja. Garis kontur yang teramat pendek bisa dihilangkan dengan memilih threshold panjang tertentu, kemudian garis yang memiliki panjang tidak lebih dari batas akan dihapus
Download tutorial format PD
Tutorial ini diambil dari http://www.gistutorial.net/software/arcview_3x/arcview-3x-membuat-garis-kontur-dari-data-dem.html
READ MORE - ArcView 3x: Membuat Garis Kontur dari Data DEM

Selasa, 14 Juni 2011

Cara Memperbaiki Flashdisk yang Terprotect

Anda tidak dapat membuang file atau memasukan file ke dalam Flash Disk

Upaya melakukan format pada Flash Disk mendapatkan pesan Write Protect
Flash Disk terkadang mengalami hal yang sama bila digunakan oleh computer berbeda. Dan tetap tidak dapat digunakan oleh computer anda, walaupun terkadang dapat bekerja pada computer lain

Pesan ditampilkan pada Windows XP :

Pada pesan pertama, pesan muncul ketika dilakukan format

Pesan ke 2 ketika file lakukan write file atau memindahkan file ke flash disk

Pesan ke 3 adalah pesan lainnya ketika flash disk dimasukan data dari harddisk

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiVwXQFuC3224VaiQmTlJEBMZgxyVEPzebz6UfhRgeDu-1e8cCEHMVKcWbaaITcC0bWsQ7oM0fWaFopZtlRXXnbk03xlZD9QuI1VKXXRJY1fwsliC7QcloJvfSSnQ50rEOxbk8dfiqSaIQg/s320/flashdiskwriteprotect1.jpg

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgq5jsO520qdUkFJQB8Aovo2r-lZJxM4tx4wvvJy88YfH1A0GELtOvzw-6bJxON6YAIjWI6WX2LUyyGLEBgoH2sVD7AiCD92vP2AKqE9nDqWQo-VHA3ynyeNZqGNG-4TREB6nDcr35kW0TM/s320/flashdiskwriteprotect2.jpg

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj8I82dgFTuJTy4UFYhIF_7uL7lf1OphNs_a4N1VE_S4NndKQ-9eRVXSkd_zPJqax_6Dk9LD_Pj0YbxuaFMet6l2na1G9bGGjd3rC4_r3IT3zTiFRnsDG0IXq81HBZWvn0sNzXSLQ66CCwe/s320/flashdiskwriteprotect3.jpg

Tip dengan CHKDSK dan Format melalui Dos Prompt:

Masuk ke DOS Prompt Windows XP dan ketik CHKDSK /F Drive letter : (chkdsk /f v:)
Selesai memeriksa dari Check Disk (CHKDSK), coba anda buang file yang ada pada Flash Disk dengan perintah Del drive letter:*.*. Contoh pada perintah membuang file dari Flash Disk di drive V: adalah DEL V:*.*
Sekali lagi anda coba format dengan perintah Dos Promt. Format V:
Atau gunakan cara melalui Computer Management dan lihat volume drive V, dan anda coba format. Bila masih terdapat pesan error lakukan boot pada computer

Tahap 1

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiD7eBiE9_i8g5q369yximYvJjLDJB6f9mgBVSjoC4WywnouRyb6IxHcQ4LjG-GWqxFxcjPIqZDYECW8S8251J-LDBrYFZz0HozJ1yBzP_CXP3Zz6Wz3oOdIowyvUOeOUVA-kpMbqWw2uga/s320/flashdiskwriteprotect4.jpg

Tahap 2

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjyVPfraK6XdJqrqNJs_1BYchm2k1yhsMHnD9iUYQMSgNgjYZTdaUXIAEyNLMFQV_twS70ud3B7HQMPQGFE9isEc0kHWBNYGLx2WnxTsaWsjlQgz7ypWoYWpqIbw_7CDZJDPasmC7yCQnE4/s320/flashdiskwriteprotect5.jpg

Tahap 3.4

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjs8VU5tXV6zVuU7Vic8Mt8ioRmwx0lrrWEnf5-61cYto7TvblSQg91TBDNMGQjOC0lNK3YCYhqEffzbofqAa8xjTZ8f3w7VIxxm-rODo8epXTKjeQ9BM95tf_Zz405gYtsnYuRugQDHCkW/s320/flashdiskwriteprotect6.jpg

Result

Flash disk anda mengalami corrupt. Cara yang disebutkan diatas adalah untuk memperbaiki flash disk yang corrupt file dan mengalami file protect ketika mengcopy atau memindahkan data serta tidak dapat melakukan format.

Selesai melakukan format pada Flash Disk, tetapi anda mendapat pesan yang sama ketika melakukan format. Coba anda lakukan boot pada computer untuk me-refresh Windows XP agar mengenal Flash Disk anda. Bila masih mengalami hal sama, coba anda ulangi kembali melakukan chkdsk, bila masih terdapat pesan invalid link. Bila kedua kalinya anda masih mengalami hal tersebut, cara yang kami berikan tidak berlaku untuk flash disk anda ;-)

Kasus Flash Disk Write Protect terkadang hanya terjadi pada satu buah computer sementara beberapa waktu masih dapat digunakan oleh computer berbeda. Tetapi dapat juga langsung terjadi pada semua computer yang ketika anda menghubungkan Flash Disk anda baik pada sistem Windows XP atau OS lain

Hal lain dapat saja membuat error pada flash disk anda dan belum tentu disebabkan karena corrupt file yang membuat kasus seperti diatas

READ MORE - Cara Memperbaiki Flashdisk yang Terprotect

CARA MENGHAPUS FOLDER AUTORUN.INF DAN RECYCLER


Assalamualaikum……….
Akhir akhir ini kita sering menemui folder aneh yang berupa folder autorun.inf dan recycler bahkan dari pengalaman saya sendiri semua computer yang saya temui memiliki folder ini entah itu punya teman,warnet,keluarga,…dll yang anehnya lagi filenya mempunyai icon yang sama dengan recycler bin (tempat sampah) yang ada di windows.
Awalnya saya mengira ini adalah folder system dari Windows karena folder ini tidak bisa dihapus dan dihidden oleh system,Tapi setelah saya melakukan browsing di internet saya menemukan bahwa folder ini diciptakan oleh virus untuk menyembunyikan diri dari kejaran warga (Maling kale…………..)dan untungnya saya menemukan cara menghapusnya di salah satu forum online yang membahas tentang computer,thanks for all………..n gini caranya :

Perhatikan folder autorun.in







Buka Command Prompt : Klik Run dan ketik cmd
Pada kota cmd ketik RD / S / Q \\.\ Nama Drive\Nama folder
Disini saya mengetik RD / S / Q \\.\E:\autorun.inf









Lihat folder autorun.in sudah hilang……..cara diatas juga digunakan untuk menghapus folder recycler,anda tinggal merubah nama foldernya menjadi recycler seperti : RD / S / Q \\.\E:\RECYCLER

READ MORE - CARA MENGHAPUS FOLDER AUTORUN.INF DAN RECYCLER

Selasa, 24 Mei 2011

Fotogrametri

Definisi Fotogrametri


Fotogrametri merupakan seni, ilmu, dan teknologi perolehan informasi tentang obyek fisik dan lingkungan melalui proses perekaman, pengukuran, dan penafsiran foto udara (Thomson dan Gruner, 1980).


Istilah Fotogrametri berasal dari kata photos (=sinar), gramma (=sesuatu yang tergambar) dan metron (=mengukur). Secara sederhana maka fotogrametri dapat diartikan sebagai "pengukuran secara grafis dengan menggunakan sinar". Dari definisi tersebut dapat dimengerti bahwa fotogrametri meliputi (Wolf, 1983) :


-Perekaman obyek (pemotretan)


-Pengukuran gambar obyek pada foto udara


-Pemotretan hasil ukuran untuk dijadikan bentuk yang bermanfaat (Peta).


Garis besar Proses Fotogrametri


...Diagram...


a. PersiapanSecara teknis dalam kegiatan persiapan di lakukan "


- Perencanaan pemotretan


- Perencanaan Pengukuran dan Penandaan titik kontrol tanah (premarking)


b. Premarking/Penandaan titik kontrol tanah


Sebelum dilakukan pemotretan pada setiap titik kontrol tanah yang ada harus diberi tanda (premark). Hal ini dimaksudkan supaya pada foto udara hasil pemotretan nantinya akan dapat ditemukan titik-titik kontrol tanah tersebut. Hal ini sangat penting artinya dalam pekerjaan triangulasi udara.


c. Pengukuran titik kontrol tanahTitik kontrol tanah yang telah ditandai kemudian diukur untuk mengetahui koordinatnya, baik koordinat planimetri (X,Y) maupun tinggi (Z). Biasanya untuk daerah datar cukup diukur koordinat planimetrinya, sedangkan untuk daerah bergunung selain koordinat planimetri juga harus diukur tingginya. Koordinat titik kontrol tanah ini diperlukan untuk proses triangulasi udara.


d. Pemotretan


Pemotretan dilakukan sesuai dengan perencanaan pemotretan. Dari hasil pemotretan diperoleh foto udara dari daerah yang akan dipetakan. Foto udara yang dihasilkan dapat dapat diketahui baik tidaknya dari kualitas ketajaman dan kesempurnaan overlap dan sidelapnya. Biasanya foto udara mempunyai overlap 60% dan sidelap 30%, dan untuk keperluan tertentu bisa dibuat dengan overlap 80% dan sidelap 60%


e. Triangulasi Udara


Untuk keperluan proses penyeragaman skala pada setiap foto udara harus terdapat sejumlah titik kontrol tanah. Mengingat pekerjaan fotogrametri meliputi daerah yang luas dan meliputi jumlah foto yang sangat banyak, maka pengadaan titik kontrol tanahnya dilakukan dengan cara triangulasi udara. Secara sederhana triangulasi udara merupakan proses transformasi dari koordinat yang diukur di foto ke koordinat tanah dengan bantuan titik kontrol tanah dengan bantuan titik kontrol tanah hasil (c).


f. Proses restitusiProses ini secara sederhana dapat dikatakan sebagai proses penyeragaman skala, dari foto udara yang tidak seragam skalanya menjadi peta/foto yang seragam skalanya. Untuk daerah datar biasa dilakukan dengan cara restitusi foto tunggal, dan disebut sebagai proses rektifikasi, hasilnya berupa foto terrektifikasi. Untuk daerah bergunung dilakukan dengan cara restitusi foto stereo, yang meliputi pekerjaan orientasi model dan dilanjutkan dengan proses plotting atau orthophoto, hasilnya bisa berupa manuskrip peta garis atau porthophoto.


g. Mosaik


Secara sederhana dapat dikatakan sebagai proses penyambungan foto, sehingga diperoleh format ukuran yang lebih luas. Dalam rangkaian pekerjaan pemetaan fotogrametri, yang dibuat mosik adalah foto terrektifikasi atau orthophoto, dan dikontrol dengan adanya titik ikat. Istilah yang lebih tepat sering disebut mosaik terkontrol.


h. Interpretasi foto


Informasi tekstual (tutupan lahan) dari daerah yang dipotret, yang akan disajikan sebagai keterangan pada petatidak mungkin untuk didata langsung dilapangan, melainkan diperoleh dengan cara diinterpretasikan melalui foto udara. Keyakinan hasil interpretasi biasanya cukup berdasarkan kunci-kunci interpretasi, akan tetapi kadang-kadang harus diuji kebenarannya dengan melakukan identifikasi lapangan.


i. Kartografi


Untuk menyajikan peta, baik peta garis maupun peta foto dalam bentuk yang baku lengkap dengan informasi peta yang diperlukan, maka harus melalui tahapan pekerjaan kartografi.


j. Peta garis dan Peta Foto


Peta garis dan peta foto merupakan produk akhir dari pemetaan fotogrametri. Pada peta garis detil-detil di lapangan digambarkan dalam bentuk simbol-simbol, sedangkan pada peta foto terekam sebagai citra foto.


Dan kemudian untuk lebih rincinya kita bahas selanjutnya hal hal yang berhubungan dengan fotogrametri

Fotogrametri adalah suatu seni, ilmu dan teknik untuk memperoleh data-data tentang objek fisik dan keadaan di permukaan bumi melalui proses perekaman, pengukuran, dan penafsiran citra fotografik. Citra fotografik adalah foto udara yang diperoleh dari pemotretan dari udara yang menggunakan pesawat terbang atau wahana terbang lainnya. Hasil dari proses fotogrametri adalah berupa peta foto atau peta garis. Peta ini umumnya dipergunakan untuk berbagai kegiatan perencanaan dan desain seperti jalan raya, jalan kereta api, jembatan, jalur pipa, tanggul, jaringan listrik, jaringan telepon, bendungan, pelabuhan, pembangunan perkotaan, dsb. Untuk melihat lebih lanjut klik di http://geomaticsandsurveying.blogspot.com/search/label/photogrametry

Pengukuran titik control tanah.

Adapun pemetaan secara fotogrametrik adalah pemetaan melalui foto udara (periksa foto simulasi di atas). Hasil pemetaan secara fotogrametrik berupa peta foto tidak dapat langsung dijadikan dasar atau lampiran penerbitan Sertipikat Hak atas Tanah. Pemetaan secara fotogrametrik tidak dapat lepas dari referensi pengukuran secara terestris, mulai dari penetapan ground controls (titik dasar kontrol) hingga kepada pengukuran batas tanah. Batas-batas tanah yang diidentifikasi pada peta foto harus diukur di lapangan.

Triangulasi Udara

Triangulasi udara adalah merupakan bagian kegiatan dalam pemetaan fotogrametri dengan cara mengukur titik-titik minor foto, kemudian ditranformasi ke titik referensi (titik kontrol tanah).Kegiatan triangulasi udara ini dapat dilaksanakan dalam waktu yang singkat dan biaya yang lebih murah dibandingkan dengan metode konvensional yang dilakukan secara terestris dilapangan.Berdasarkan cara pengukuran yang dilakukan dan instrument yang digunakan yaitu menggunakan metode Model Bebas (independent model) yang berdasarkan pada unit dasar model dimana dilakukan pengukuran koordinat titik-titik model hasil orientasi relatif dan pengukuran koordinat pusat proyeksi foto udara.

Restitusi foto

Dalam Sistem Informasi Pertanahan, data geometris yang dipergunakan untuk mendefinisikan referensi geografis haruslah terletak dalam satu sistem. Dalam pengumpulan data geometris, disamping cara teresteris, cara fotogrametris merupakan salah satu alternatif yang dapat dipergunakan. Dalam pengumpulan data geometris dari sumber data foto udara peralatan dan sumber data merupakan faktor yang harus diperhatikan . Disamping cara restitusi foto udara melalui model 3 demensi, alternatif lain yang dapat dikembangkan adalah pengumpulan data-data berdasarkan pengamatan foto tunggal dengan menggunakan alat digitizer. Thesis ini bertujuan untuk mendapatkan kemungkinan pemanfaatan foto udara tunggal dengan alat digitizer sebagai sumber data geometris Sistem Informasi Pertanahan. Foto udara yang digunakan mempunyai skala 1:5500. Sedangkan untuk pengembangan pemakaiannya, dilakukan pembentukan struktur data geometris dan semantik. Data geometris yang dihasilkan dalam percobaan ini dapat dipergunakan untuk keperluan Sistem Informasi Pertanahan. Namun demikian untuk keperluan pengumpulan data bagi Pendaftaran Tanah atau Ipeda belum memenuhi syarat. Ketelitian data dapat ditingkatkan dengan melaku kan pengontrolan terhadap identifikasi obyek dan kestabilan bahan. Sedangkan struktur data yang dihasilkan diharapkan dapat dijadikan sebagai model awal yang dapat dikembangkan untuk keperluan yang lebih luas.

Foto Udara

Adapun Fotogrametri dapat didefinisikan sebagai suatu seni, pengetahuan dan teknologi untuk memperoleh informasi yang dapat dipercaya tentang suatu objek fisik dan keadaan disekitarnya melalui proses perekaman, pengamatan/pengukuran dan interpretasi image fotografis.[1] Studi teknik fotografi di dalam pemetaan dimaksudkan untuk memperoleh gambaran permukaan bumi yang lebih luas dan cepat dibandingkan pengukuran-pengukuran terestrial (survei lapangan).

Batasan definisi fotogrametri tidak terbatas pada penggunaan pesawat terbang, pada awal studinya masih menggunakan balon terbang bahkan layang-layang, saat inipun dikenal teknik pemotretan udara dengan pesawat tanpa awak (FUFK). Oleh karena itu fokus studi sebenarnya adalah pada efek fotografis yaitu penggunaan lensa pada kamera yang menghasilkan gambar dari pantulan sinar matahari.

Prinsip dasar dari fotogrametri adalah :

Lensa adalah alat optik yang memiliki nilai simetri axial (kelengkungan yang hampir datar) yang sempurna atau mendekati sempurna, dan dapat meneruskan atau memantulkan cahaya, mengkonversi dan diversi gelombang.

Jenis format kamera dipengaruhi nilai fokus lensa (jarak pusat lensa menuju bidang fokus), untuk pemotretan udara nilai fokus ini fixed (tidak dapat berubah) berbeda dengan kamera fotografi yang dapat diubah tergantung jarak objek. Selain itu sudut liputan (field of view) yang merupakan sudut kerucut berkas-berkas sinar yang datang dari daratan melewati lensa, semakin lebar sudut liputan maka fokus lensa akan berkurang. Sudut sempit cocok digunakan untuk daerah bergunung karena pergeseran relief dipusat lensa/nadir (principal point) relatif minimum, sedangkan kamera bersudut lebar cocok untuk daerah datar karena keuntungan ekstra coverage dari sudut yang lebar.Klasifikasi Jarak Fokus Sudut LiputanSudut Sempit 304,8 mm Kurang dari 600Sudut Normal 209,5 mm 600 sampai 750Sudut Lebar 152,4 mm 750 sampai 1000Sudut Sangat Lebar 88,9 mm Lebih dari 1000.

Sebuah foto udara tunggal akan terbingkai dengan ukuran 23 cm x 23 cm (foto udara metrik pada umumnya), disertai beberapa informasi tepi seperti fiducial mark, jam pengambilan foto, altimeter ketinggian terhadap MSL, Nivo derajat kemiringan kamera, serta fokus lensa kamera.

Geometri Foto

Geometri foto udara pada dasarnya tidak akan selalu berada pada kondisi yang ideal (tegak sempurna), hal tersebut dapat diakibatkan beberapa faktor:Pergerakan wahana, adanya variasi tinggi terbang dan pergerakan rotasi dari pesawat menyebabkan variasi bentuk objek;

Pergeseran relief, variasi tinggi permukaan tanah menyebabkan bentuk radial dari objek-objek yang tinggi ekstrim seperti gedung tinggi, tiang listrik, dsb;Foto udara miring, sumbu optik kamera membentuk sudut terhadap arah gaya berat (tidak boleh lebih dari 3o);

Overlap dan Sidelap, besaran overlap dan sidelap (60% untuk overlap dan 30% untuk sidelap) menyebabkan paralaks pada foto;Crab & Drift, pengaruh angin yang mendorong badan pesawat menyebabkan penyimpangan pemotretan dari rencana jalur terbang membuat variasi posisi dan bisa menimbulkan gap;

Pengolahan

Triangulasi udara merupakan suatu teknik perbanyakan titik kontrol yang diperlukan untuk proses restitusi foto atau orientasi foto ke dalam referensi tertentu, titik kontrol ini biasa disebut titik minor. Titik kontrol tersebut umumnya diperlukan minimum sebanyak 6 (enam) buah pada setiap model foto stereo dan diperoleh sebagai hasil hitungan matematis fotogrametri dengan menggunakan data hasil pengukuran pada model stereo dan hasil pengukuran kontrol lapangan.

Sehubungan dengan jumlah foto udara digital yang banyak dimana konsekuensinya akan membutuhkan jumlah titik kontrol yang cukup banyak. Namun hal ini dapat diatasi dengan langkah-langkah sebagai berikut:Menggunakan jalur terbang tambahan berupa jalur yang memotong sehingga menambah kekuatan blok pemetaan.Menggunakan unsur-unsur alam yang mempunyai sifat pasti sebagai titik kontrol tambahan (misalnya beda tinggi antara atap suatu rumah yang umumnya sama tinggi).

Rf.stereo

Restitusi foto stereo

Proses pemetaan fotogrametris yang menggunakan dua buah foto udara yang saling bertampalan, sehingga dari tampalan tersebut dapa dibuat bayangan tiga dimensi. Model tiga dimensi ini dengan bantuan beberapa titik kontrol foto kemudian diorientasikan sedemikian rupa sesuai model absolut sesuai dengan keadaan lapangan

Rf. Tunggal

Restitusi foto tunggal

Pemetaan topografi dengan metode fotogrametris yang hanya menggunakan satu buah foto saja sebagai bahan bakunya. Restitusi ini bertujuan melakukan transformasi bayangan kepada bayangan lainnya sedemikian rupa sehingga mempunyai sifat yang sama dengan sebuah peta.

Geometrik citra adalah korelasi antara koordinat suatu obyek (x,y) pada citra dengan koordinat (X,Y) pada permukaan bumi. Koreksi geometrik diperlukan untuk menghilangkan distorsi geometrik pada citra dan juga untuk mendapatkan hubungan antara sistem koordinat citra (baris,kolom) dengan sistem koordinat proyeksi.

Koreksi ini adalah merupakan proses mentransformasi koordinat titik-titik pada citra yang masih mengandung kesalahan geometrik menjadi citra yang benar. Dalam pekerjaan koreksi geometrik, terdapat satu tahap yang dikenal dengan nama rektifikasi.

Rektifikasi

Rektifikasi adalah suatu proses pekerjaan untuk memproyeksikan citra yang ada ke bidang datar dan menjadikan bentuk konform (sebangun) dengan sistem proyeksi peta yang digunakan, juga terkadang meng-orientasikan citra sehingga mempunyai arah yang benar (Erdas, 1991)

Kartografi

Kartografi (atau pembuatan peta) adalah studi dan praktek membuat peta atau globe. Peta secara tradisional sudah dibuat menggunakan pena dan kertas, tetapi munculnya dan penyebaran komputer sudah merevolusionerkan kartografi. Banyal peta komersial yang bermutu sekarang dibuat dengan perangkat lunak pembuatan peta yang merupakan salah satu di antara tiga macam utama; CAD (desain berbatuan komputer), GIS (Sistem Informasi

Geografis), dan perangkat lunak ilustrasi peta yang khusus.

Peta garis

Peta garis didapat dari survei lapangan yaitu pengukuran di lapangan yang selanjutnya dihitung dan terakhir disajikan dalam bentuk plotting pada kertas, kalkir ataupun pada drafting film. Ada pula peta garis yang didapat dari foto udara yang diproses dengan cara mengeplotkan hasil foto tersebut sedemikian rupa sehingga tergambar menjadi peta garis.

Peta foto

Peta foto didapat dari survei udara yaitu melakukan pemotretan lewat udara pada daerah tertentu dengan aturan fotogrametris tertentu. Sebagai gambaran pada foto dikenal ada 3 (tiga) jenis yaitu foto tegak, foto miring dan foto miring sekali. Yang dimaksud dengan foto tegak adalah foto yang pada saat pengambilan objeknya sumbu kamera udara sejajar dengan arah gravitasi( tolerensi <3o), sedangkan yang disebut dengan foto miring sekali apabila pada foto tersebut horison terlihat. Untuk foto miring, batasannya adalah antara kedua jenis foto tersebut. Secara umum foto yang digunakan untuk peta adalah foto tegak (Wolf, 1974).
READ MORE - Fotogrametri

DEFINISI THEODOLITE :

Dalam bidang survey pemetaan dan pengukuran tanah telah banyak dibuat peralatan mengukur sudut,baik digunakan untu mengukur sudut atau didesain untuk keperluan lain. Alat untuk mengukur sudut dalam bidang pengukuran tanah dikenal dengan nama transit atau theodolite. Walaupun semua theodolit mempunyai mekanisme kerja yang sama, namun pada tingkatan tertentu terdapat perbedaan baik penampilan, bagian dalamnya dan konstruksinya. Theodolite adalah alat ukur optis untuk mengukur sudut vertikal dan horizontal,merupakan alat untuk meninjau dan merencanakan kerja.untuk mengukur tempat yang tak dapat dijangkau dengan berjalan. Sekarang theodolit juga sudah digunakan dalam bidang meteorologi dan teknologi peluncuran roket.Theodolite modern terdiri atas teleskop yang dapat dipindah-pindahkan terpasang dalam dua tegaklurus axes the horisontal atau trunnion poros, dan poros vertikal. Jika teleskop menunjuk ke benda yang diinginkan, sudut masing-masing poros ini bisa diukur dengan ketepatan yang sangat teliti, biasanya atas skala “arcseconds”."Transit" mulai dikembangkan menjadi alat dalam bentuk theodolit, dan mulai diperkembangkan di awal abad ke-19. Bacaan pada teleskop memungkinkan kesalahan pembacaan sudut dan bacaan jarak, dengan mengubah skrup penggerak halus, maka bacaan pada lensa obyektif akan semakin jelas sehingga dapat mengurangi kesalahan. Beberapa alat transit dapat membaca sudut secara langsung ke tiga puluh arcseconds. Di pertengahan abad ke20, "transit" mulai kembali diubah dengan acuan pada bentuk sederhana theodolite dengan sedikit ketepatan, kekurangan roman seperti kerak magnification dan meteran mesin. Pada zaman sekarang, transit sudah mulai jarang digunakan, karena theodolite digital mulai dikembangkan dan lebih mudah dalam penggunaannya serta tingkat akurasi dan ketelitian pembacaan sudutnya lebih akurat dan teliti, tetapi transit masih digunakan sebagai alat untuk mengukur pada jarak yang cakupannya tidak begitu luas. Beberapa transit tidak dapat digunakan untuk mengukur sudut vertikal, alat tersebut dinamakan Pesawat Penyipat Datar (PPD).



Pengertian Theodolite :



Theodolite atau theodolit adalah instrument / alat yang dirancang untuk menentukan tinggi tanah pengukuran sudut yaitu sudut mendatar yang dinamakan dengan sudut horizontal dan sudut tegak yang dinamakan dengan sudut vertical. Dimana sudut – sudut tersebut berperan dalam penentuan jarak mendatar dan jarak tegak diantara dua buah titik lapangan. Teodolit merupakan salah satu alat ukur tanah yang digunakan untuk menentukan sudut mendatar dan sudut tegak. Sudut yang dibaca bisa sampai pada satuan sekon ( detik ).Dalam pekerjaan – pekerjaan ukur tanah, teodolit sering digunakan dalam pengukuran polygon, pemetaan situasi maupun pengamatan matahari. Teodolit juga bisa berubah fungsinya menjadi seperti PPD bila sudut vertikalnya dibuat 90°. Dengan adanya teropong yang terdapat pada teodolit, maka teodolit bisa dibidikkan ke segala arah. Untuk pekerjaan-pekerjaan bangunan gedung, teodolit sering digunakan untuk menentukan sudut siku-siku pada perencanaan / pekerjaan pondasi, juga dapat digunakan untuk mengukur ketinggian suatu bangunan bertingkat.Theodolitemerupakan alat yang paling canggih di antara peralatan yang digunakan dalam survei. Pada dasarnya alat ini berupa sebuah teleskop yang ditempatkan pada suatu dasar berbentuk membulat (piringan) yang dapat diputar-putar mengelilingi sumbu vertikal, sehingga memungkinkan sudut horisontal untuk dibaca.



Teleskop tersebut juga dipasang pada piringan kedua dan dapat diputar-putar mengelilingi sumbu horisontal, sehingga memungkinkan sudut vertikal untuk dibaca. Kedua sudut tersebut dapat dibaca dengan tingkat ketelitian sangat tinggi.Teleskop pada theodolite dilengkapi dengan garis vertikal, stadia tengah, stadia atas dan bawah, sehingga efektif untuk digunakan dalam tacheometri, sehingga jarak dan tinggi relatif dapat dihitung. Dengan pengukuran sudut yang demikian bagus, maka ketepatan pengukuran yang diperoleh dapat mencapai 1 cm dalam 10 km. Pada saat ini alat seperti alat theodolit sudah diperbaiki dengan menambahkan suatu komponen elektronik. Komponen ini akan menembakkan beam ke objek yang direfleksikan kembali ke mesin melalui cermin. Dengan menggunakan komponen alat survey seperti alat theodolit tersebut pengukuran jarak dan tinggi relatif hanya berlangsung beberapa detik saja. Bila komponen tersebut ditempatkan pada bagian atas alat theodolite, maka disebut electronic distance measurers (edm), namun bila merupakan satu unit tersendiri maka disebut automatic level atau theodolite total station.



Persyaratan pengoperasian theodolite :S



yarat – syarat utama yang harus dipenuhi alat theodolite sehingga siap dipergunakan untuk pengukuran yang benar adalah sbb :



1.Sumbu ke I harus tegak lurus dengan sumbu II / vertical ( dengan menyetel nivo tabung dan nivo kotaknya ).



2.Sumbu II harus tegak lurus Sumbu I



3.Garis bidik harus tegak lurus dengan sumbu II (Sumbu II harus mendatar).



4.Tidak adanya salah indeks pada lingkaran kesatu (kesalahan indek vertical sama dengan nol.)5.Apabila ada nivo teropong, garis bidik harus sejajar dengan nivo teropong.



6.Garis jurusan nivo skala tegak, harus sejajar dengan garis indeks skala tegak



7.Garis jurusan nivo skala mendatar, harus tegak lurus dengan sumbu II ( Garis bidik tegak lurus sumbu kedua / mendatar).



Syarat pertama harus dipenuhi setiap kali berdiri alat (bersifat dinamis), sedangkan untuk syarat kedua sampai dengan syarat kelima bersifat statis dan pada alat-alat baru dapat dihilangkan dengan merata-rata bacaan biasa dan luar biasa.



C. Jenis Theodolite



Macam teodolit berdasarkan konstruksinya, dikenal dua macam yaitu :



1. Teodolit Reiterasi ( Teodolit Sumbu Tunggal )Dalam teodolit ini, lingkaran skala mendatar menjadi satu dengankiap, sehingga bacaan skala mendatarnya tidak bisa diatur.Teodolit yang termasuk ke dalam jenis ini adalah teodolit type To ( Wild ) dan type DKM-2A( Kern ).



2. Teodolit RepetisiKonstruksinya kebalikan dengan teodolit reiterasi, yaitu bahwa lingkaran mendatarnya dapat diatur dan dapat mengelilingi sumbu tegak ( sumbu I ).Akibat dari konstruksi ini, maka bacaan lingkaran skala mendatar 0, dapat ditentukan ke arah bidikkan / target yang dikehendaki. Teodolit yang termasuk ke dalam jenis ini adalah teodolit type TM 6 dan TL 60-DP ( Sokkisha ), TL 6-DE (Topcon), Th-51 ( Zeiss ).



Macam teodolit menurut sistem pembacaannya :



1.Teodolit sistem bacaan dengan Index Garis



2.Teodolit sistem bacaan dengan Nonius



3.Teodolit sistem bacaan dengan Micrometer



4.Teodolit sistem bacaan dengan Koinsidensi



5.Teodolit sistem bacaan dengan Digital



Macam teodolit menurut skala ketelitian :



1.Teodolit Presisi ( Type T3 / Wild )



2.Teodolit Satu Sekon ( Type T2 / Wild )



3.Teodolit Sepuluh Sekon ( Type TM-10C / Sokkisha )



4.Teodolit Satu Menit ( Type To / Wild )



5.Teodolit Sepuluh Menit ( Type DK-1 / Kern )



d. Nama-nama bagian theodolit :



Secara umum, konstruksi teodolit terbagi atas tiga bagian :



1. Bagian Atas, terdiri dari :



a)Teropong / teleskope



b)Lingkaran skala tegak



c)Nivo tabung



d)Nivo kotak



e)Sekrup okuler dan obyektif



f)Sumbu mendatar ( sb. II )



g)Sekrup gerak vertikal



h)Sekrup gerak horizontal



i)Teropong bacaan sudut vertical dan horizontal



j)Sekrup pengunci teropong



k)Sekrup pengunci sudut vertical



l)Sekrup pengatur menit dan detik



m)Sekrup pengatur sudut horizontal dan vertikal



Bagian atas, terdiri dari sumbu kedua yang diletakkan diatas kaki penyanggah sumbu kedua. Pada sumbu kedua diletakkan suatu teropong yang mempunyai diafragma dan dengan demikian mempunyai garis bidik. Pada sumbu ini pula diletakkan plat yang berbentuk lingkaran tegak sama seperti plat lingkaran mendatar.



2. Bagian Tengah, terdiri dari :



a)Penyangga bagian atas



b)Sekrup mikrometer



c)Sumbu tegak ( sb. I )



d)Nivo kotak / Nivo tabunge)Sekrup gerak horisontal



Bagian tengah, terdiri dari suatu sumbu yang dimasukkan ke dalam tabung dan diletakkan pada bagian bawah. Sumbu ini adalah sumbu tegak lurus kesatu. Diatas sumbu kesatu diletakkan lagi suatu plat yang berbentuk lingkaran yang berbentuk lingkaran yang mempunyai jari – jari plat pada bagian bawah. Pada dua tempat di tepi lingkaran dibuat alat pembaca nonius. Di atas plat nonius ini ditempatkan 2 kaki yang menjadi penyanggah sumbu mendatar atau sumbu kedua dan sutu nivo tabung diletakkan untuk membuat sumbu kesatu tegak lurus. Lingkaran dibuat dari kaca dengan garis – garis pembagian skala dan angka digoreskan di permukaannya. Garis – garis tersebut sangat tipis dan lebih jelas tajam bila dibandingkan hasil goresan pada logam. Lingkaran dibagi dalam derajat sexagesimal yaitu suatu lingkaran penuh dibagi dalam 360° atau dalam grades senticimal yaitu satu lingkaran penuh dibagi dalam 400 g.



3. Bagian Bawah, terdiri atas :



a)Lingkaran skalamendatar



b)Sekrup repetisi



c)Tiga sekrup penyetel nivo kotak



d)Tribrach



e)Kiap



f)Unting – unting



g)Statif / Trifoot



h)Sekrup pengunci pesawat dengan statif



Bagian bawah, terdiri dari pelat dasar dengan tiga sekrup penyetel yang menyanggah suatu tabung sumbu dan pelat mendatar berbentuk lingkaran. Pada tepi lingkaran ini dibuat pengunci limbus.
READ MORE - DEFINISI THEODOLITE :

Tata Letak Peta

Sebelum membuat / mengambar peta, perlu diketahui terlebih dulu tata letak peta, yaitu struktur atau bagian-bagian yang ada pada suatu peta.TATA LETAK PETATata letak suatu peta (Map layout) merupakan pengaturan data spasial dari berbagai macam elemen PETA.Untuk mengetahui maksud dari tata letak peta, beberapa definisi akan dijelaskan seperti berikut;


1. Muka peta (map face):Suatu permukaan (kertas/film dis), dimana area yang akan dipetakan digambarkan di atasnya.


2. Garis tepi (neat line):Suatu garis yang membatasi muka peta.


3. Garis batas luar / Kerangka / Frame (outer border):Suatu garis (berbentuk dapat segi empat atau bujur sangkar) yang mengelilingi garis tepi (neatline).


4. Batas Informasi (border information):Daerah di antara garis tepi dan garis batas luar (frame).


5. Keterangan Tepi (marginal information):Suatu keterangan yang dicantumkan di daerah tepi peta, yang berisi informasi peta. Informasi Peta tersebut antara lain :


- Judul Peta


-Legenda


- Skala


- Arah utara


- diagram lokasi (peta indeks)


-Keterangan sejarah (misal sumber data, tahun pembuatan, pembuat peta, sistem proyeksi yang digunakan dan lain sebagainya).
READ MORE - Tata Letak Peta

Penerapan Matematika Terhadap Ukur Tanah

Penerapan Matematika Terhadap Ukur Tanah
Survei adalah penerapan teknik matematika. Surveyor desain dan sistem mengamati pengamatan untuk menciptakan model matematika dari suatu proyek teknik. Model ini kemudian digunakan oleh profesi lain. Dalam beberapa cabang survei, para surveyor harus berusaha untuk menemukan solusi yang koheren untuk masalah yang melibatkan pencocokan data yang tercatat, prinsip-prinsip hukum, dan data diukur. Hal ini membutuhkan pengetahuan dalam berbagai disiplin ilmu termasuk matematika. Di bawah ini adalah contoh umum aplikasi dalam matematika untuk memecahkan masalah nyata.Pengamatan survei tradisional terdiri dari sudut dan jarak ke titik. Sebagai contoh, asumsikan seorang surveyor yang direkrut untuk memetakan tapak sebuah bangunan. Ahli Geodesi bisa menggunakan tape untuk mengukur setiap sisi dan dengan tambahan sederhana menentukan perimeter. Namun hal ini akan meninggalkan pada setiap sudut sudut bangunan terukur. Karena tidak mungkin untuk menempati sudut-sudut bangunan untuk mengukur sudut, surveyor mendirikan sewenang-wenang, sistem koordinat lokal yang mengelilingi bangunan. Sumbu sistem koordinat ditentukan oleh satu baris dari apa yang dikenal sebagai traverse. Dalam sketsa di bawah ini, yang melintasi titik-titik A dan D yang digunakan untuk menentukan sumbu Y. Sumbu X adalah diberhentikan pada 90 derajat sehingga sebuah sistem koordinat XY didirikan. Poin yang tersisa di traverse, B dan C, ditempatkan sedemikian rupa sehingga semua sudut bangunan dapat dilihat. Para surveyor mengamati jarak dan sudut ke setiap sudut bangunan. Dalam sketsa berikut, dengan jarak 100 ft dan sudut 30 ° dari sumbu Y diukur pada koordinat A. Jika A adalah ditugaskan secara sewenang-wenang nilai-nilai dari X = 0,0 m dan Y = 0,0 ft, maka koordinat bangunan sudut 1 dapat ditentukan dengan memecahkan segitiga yang tepat untuk perubahan di X, DX, dan perubahan dalam Y, DY, menggunakan trigonometri. Demikian pula, koordinat 2 dan melintasi sudut titik B dapat ditentukan.
















Menggunakan koordinat dihitung setiap sudut bangunan, sudut-sudut bangunan di setiap sudut, jarak sepanjang setiap dinding, luas tapak, dan perimeter bangunan dapat ditentukan.Ada banyak contoh yang serupa dengan yang satu ini yang digunakan dalam konstruksi dan batas survei. Dalam contoh ini bumi dianggap datar, atau pesawat terbang. Namun untuk survei besar (yang membentang lebih dari satu mil), kelengkungan bumi, medan gravitasi, dan refraksi atmosfer harus dipertimbangkan. Pengetahuan di bidang matematika, fisika, dan geodesi diperlukan untuk melakukan perhitungan ini. Sebuah pendidikan tinggi akan memberikan Anda dengan latar belakang, pengalaman, pengetahuan, dan keterampilan untuk bekerja di survei, bidang matematika terapan.
READ MORE - Penerapan Matematika Terhadap Ukur Tanah

GIS atau SIG

GIS (SIG)



Bumi adalah planet rapuh dengan sumber daya terbatas. Sumber daya ini dibagi dengan meningkatkan jumlah orang. Hasil dari tempat tinggal kita bumi berarti berkurangnya satwa liar dan jenis tumbuhan sebagai manusia melanggar batas, memodifikasi dan menghancurkan domain. Untuk mengelola perubahan ini, kita perlu akurat dan up-to-date informasi yang akan membimbing tindakan dan kebijakan kami. Banyak dari informasi ini diperlukan dalam bentuk geografis, dalam kata lain, kita perlu untuk menjawab beberapa pertanyaan dasar seperti: Apa itu? Di mana? Seberapa besar itu? Bagaimana pengaruhnya terhadap orang-orang di sekitarnya? dll profesi survei telah menyediakan alat-alat seperti sistem informasi geografis dan posisi satelit, keterampilan, dan informasi untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan ini, dan masih banyak lagi tentang lingkungan fisik dari planet kita dan bagaimana mempengaruhi tindakan kita sekarang dan di depan.Peta secara tradisional telah digunakan untuk menjelajahi bumi dan untuk mengeksploitasi sumber daya. Teknologi GIS, sebagai perluasan ilmu kartografi, telah meningkatkan efisiensi dan daya analitis pemetaan tradisional. Sekarang, sebagai komunitas ilmiah mengakui konsekuensi lingkungan dari aktivitas manusia, teknologi GIS menjadi alat penting dalam upaya untuk memahami proses perubahan global. Berbagai peta dan sumber informasi satelit dapat dikombinasikan dalam mode yang mensimulasikan interaksi sistem alam yang kompleks.Melalui fungsi yang dikenal sebagai visualisasi, seorang GIS dapat digunakan untuk menghasilkan gambar - bukan hanya peta, namun gambar, animasi, dan produk kartografi lainnya. Gambar-gambar ini memungkinkan peneliti untuk melihat subyek mereka dengan cara yang benar-benar tidak pernah terlihat sebelumnya. Gambar sering sama-sama membantu dalam menyampaikan konsep-konsep teknis GIS subjek studi ke non-ilmuwan.Kondisi permukaan bumi, atmosfer, dan di bawah permukaan dapat diperiksa oleh satelit makan data ke dalam GIS. Teknologi GIS peneliti memberikan kemampuan untuk memeriksa variasi dalam proses Bumi selama hari, bulan, dan tahun. Sebagai contoh, perubahan dalam vegetasi semangat melalui musim tanam dapat animasi untuk menentukan kapan kekeringan paling luas di daerah tertentu. Grafis yang dihasilkan, yang dikenal sebagai indeks vegetasi dinormalisasi, merupakan ukuran kasar kesehatan tanaman.
READ MORE - GIS atau SIG

GPS (GLOBAL POSITIONING SYSTEM)

GPS
1. GLOBAL POSITIONING SYSTEM




(GPS) OVERVIEW




GPS atau Global Positioning System, merupakan sebuah alat atau sistem yangdapat digunakan untuk menginformasikan penggunanya dimana dia berada (secara global)di permukaan bumi yang berbasiskan satelit. Data dikirim dari satelit berupa sinyal radiodengan data digital. Dimanapun anda berada, maka GPS bisa membantu menunjukan arah,selama anda melihat langit. Layanan GPS ini tersedia gratis, bahkan tidak perlumengeluarkan biaya apapun kecuali membeli GPS recierver-rya.Awalnya GPS hanya digunakan hanya untuk kepentingan militer, tapi pada tahun1980-an dapat digunakan untuk kepentingan sipil. GPS dapat digunakan dimanapun jugadalam 24 jam. Posisi unit GPS akan ditentukan berdasarkan titik-titik koordinat derajatlintang dan bujur.A. Apa itu GPS ?GPS (Global Positioning System) adalah sistem navigasi yang berbasiskan satelityang saling berhubungan yang berada di orbitnya. Satelit-satelit itu milik DepartemenPertahanan (Departemen of Defense) Amerika Serikat yang pertama kali diperkenalkanmulai tahun 1978 dan pada tahun 1994 sudah memakai 24 satelit.Untuk dapat mengetahui posisi seseorang maka diperlukan alat yang diberinamaGPS reciever yang berfungsi untuk menerima sinyal yang dikirim dari satelit GPS. Posisi diubah menjadi titik yang dikenal dengan nama Way-point nantinya akan berupa titik-titikkoordinat lintang dan bujur dari posisi seseorang atau suatu lokasi kemudian di layar padapeta elektronik.Sejak tahun 1980, layanan GPS yang dulunya hanya untuk leperluan militermulai terbuka untuk publik. Uniknya, walau satelit-satelit tersebut berharga ratusan jutadolar, namun setiap orang dapat menggunakannya dengan gratis.Satelit-satelit ini mengorbit pada ketinggian sekitar 12.000 mil dari permukaanbumi. Posisi ini sangat ideal karena satelit dapat menjangkau area coverage yang lebihluas. Satelit-satelit ini akan selalu berada posisi yang bisa menjangkau semua area di ataspermukaan bumi sehingga dapat meminimalkan terjadinya blank spot (area yang tidak terjangkauoleh satelit).



2 Setiap satelit mampu mengelilingi bumi hanya dalam waktu 12 jam. Sangatcepat, sehingga mereka selalu bisa menjangkau dimana pun posisi Anda di atas permukaanbumi.GPS reciever sendiri berisi beberapa integrated circuit (IC) sehingga murah danteknologinya mudah untuk di gunakan oleh semua orang. GPS dapat digunakan utnukberbagai kepentingan, misalnya mobil, kapal, pesawat terbang, pertanian dan diintegrasikan dengan komputer maupun laptop.Berikut beberapa contoh perangkat GPS reciever:






Gambar 1. Macam-macam GPS Reciever


B. Sistem Satelit GPS



Untuk menginformasikan posisi user, 24 satelit GPS yang ada di orbit sekitar12,000 mil di atas kita. Bergerak konstan bergerak mengelilingi bumi 12 jam dengankecepatan 7,000 mil per jam. Satelit GPS berkekuatan energi sinar matahari, mempunyaibaterai cadangan untuk menjaga agar tetap berjalan pada saat gerhana matahari ataupada saat tidak ada energi matahari. Roket penguat kecil pada masing-masing satelit agardapat mengorbit tepat pada tempatnya.







Gambar 2. Simulasi Posisi Satelit GPS


Satelit GPS adalah milik Departemen Pertahanan (Department of Defense)Amerika, adapun hal-hal lainnya:1. Nama satelit adalah NAVSTAR2. GPS satelit pertama kali adalah tahun 19783. Mulai ada 24 satelit dari tahun 19944. Satelit di ganti tiap 10 tahun sekali5. GPS satelit beratnya kira-kira 2,000 pounds6. Kekuatan transmiter hanya 50 watts atau kurangSatelit-satelit GPS harus selalu berada pada posisi orbit yang tepat untukmenjaga akurasi data yang dikirim ke GPS reciever, sehingga harus selalu dipelihara agarposisinya tepat. Stasiun-stasiun pengendali di bumi ada di Hawaii, Ascension Islan, DiegoGarcia, Kwajalein dan Colorado Spring. Stasiun bumi tersebut selalu memonitor posisi orbitjam jam satelit dan di pastikan selalu tepat.




C. Signal Satelit GPS




C.1 Carriers




Satelite GPS mengirim sinyal dalam dua frekuensi. L1 dengan 1575.42 Mhzdengan membawa dua status pesan dan pseudo-random code untuk keperluanperhitungan wakt. L2 membawa 1227.60 MHz dengan menggunakaan presesi yang lebihakurat karena untuk keperluan militer.Daya sinyal radio yang dipancarkan hanya berkisar antara 20-50 Watts. Initergolong sangat rendah mengingat jarak antara GPS dan satelit sampai 12.000 mil. Sinyaldipancarkan secara line of sight (LOS), dapat melewati awan, kaca tapi tidak dapat bendapadat seperti gedung, gunung.




C.2 Pseudo-Random Codes




GPS yang digunakan untuk publik akan memantau frekuensi L1 pada UHF (UltraHigh Frequency) 1575,42 MHz. Sinyal L1 yang dikirimkan akan memiliki pola-pola kodedigital tertentu yang disebut sebagai pseudorandom. Sinyal yang dikirimkan terdiri dari duabagian yaitu kode Protected (P) dan Coarse/Acquisition (C/A). Kode yang dikirim juga unikantar satelit, sehingga memungkinkan setiap receiver untuk membedakan sinyal yangdikirim oleh satu satelit dengan satelit lainnya. Beberapa kode Protected (P) juga ada yangdiacak, agar tidak dapat diterima oleh GPS biasa. Sinyal yang diacak ini dikenal denganistilah Anti Spoofing, yang biasanya digunakan oleh GPS khusus untuk keperluan tertentuseperti militer.




C.3 Navigation Message




Ada sinyal frekuensi berkekuatan lemah yang di tambahkan pada kode L1 yangmemberikan informasi tentang orbit satelit, clock corectionnya dan status sistem lainnya.




D. Cara Kerja GPS




Setiap daerah di atas permukaan bumi ini minimal terjangkau oleh 3-4 satelit.Pada prakteknya, setiap GPS terbaru bisa menerima sampai dengan 12 chanel satelitsekaligus. Kondisi langit yang cerah dan bebas dari halangan membuat GPS dapat denganmudah menangkap sinyal yang dikirimkan oleh satelit. Semakin banyak satelit yangditerima oleh GPS, maka akurasi yang diberikan juga akan semakin tinggi.Cara kerja GPS secara logik ada 5 langkah:




1. Memakai perhitungan “triangulation” dari satelit.


2. Untuk perhitungan “triangulation”, GPS mengukur jarak menggunakan travel timesinyal radio.


3. Untuk mengukur travel time, GPS memerlukan memerlukan akurasi waktu yangtinggi.


4. Untuk perhitungan jarak, kita harus tahu dengan pasti posisi satelit dan ketingianpada orbitnya.


5. Terakhir harus menggoreksi delay sinyal waktu perjalanan di atmosfer sampaiditerima reciever.




Satelit GPS berputar mengelilingi bumi selama 12 jam di dalam orbit yang akuratdia dan mengirimkan sinyal informasi ke bumi. GPS reciever mengambl informasi itu dandengan menggunakan perhitungan “triangulation” menghitung lokasi user dengan tepat.GPS reciever membandingkan waktu sinyal di kiirim dengan waktu sinyal tersebut di terima.Dari informasi itu didapat diketahui berapa jarak satelit. Dengan perhitungan jarak jarakGPS reciever dapat melakukan perhitungan dan menentukan posisi user dan menampilkandalam peta elektronik.Sebuah GPS reciever harus mengunci sinyal minimal tiga satelit untukmemenghitung posisi 2D (latitude dan longitude) dan track pergerakan. Jika GPS recieverdapat menerima empat atau lebih satelit, maka dapat menghitung posisi 3D (latitude,longitude dan altitude). Jika sudah dapat menentukan posisi user, selanjutnya GPS dapatmenghitung informasi lain, seperti kecepatan, arah yang dituju, jalur, tujuan perjalanan,jarak tujuan, matahari terbit dan matahari terbenam dan masih banyak lagi.Satelit GPS dalam mengirim informasi waktu sangat presesi karena Satekittersebut memakai jam atom. Jam atom yang ada pada satelit jalam dengan partikel atomyang di isolasi, sehingga dapat menghasilkan jam yang akurat dibandingkan dengan jambiasa.Perhitungan waktu yang akurat sangat menentukan akurasi perhitungan untukmenentukan informasi lokasi kita. Selain itu semakin banyak sinyal satelit yang dapatditerima maka akan semakin presesi data yang diterima karena ketiga satelit mengirimpseudo-random code dan waktu yang sama.Ketinggian itu menimbulkan keuntungan dalam mendukung proses kerja GPS,bagi kita karena semakin tinggi maka semakin bersih atmosfer, sehingga gangguansemakin sedikit dan orbit yang cocok dan perhitungan matematika yang cocok. Satelitharus teptap pada posisi yang tepat sehingga stasiun di bumi harus terus memonitor setiappergerakan satelit, dengan bantuan radar yang presesi salalu di cek tentang altitude,posision dan kecepatannya.




E. Bagaimana sinyal dapat menentukan lokasi




Apa hubungan antara sinyal yang dikirimkan oleh satelit dengan cara GPSmenentukan lokasi? Sinyal yang dikirimkan oleh satelit ke GPS akan digunakan untukmenghitung waktu perjalanan (travel time). Waktu perjalanan ini sering juga disebutsebagai Time of Arrival (TOA). Sesuai dengan prinsip fisika, bahwa untuk mengukur jarakdapat diperoleh dari waktu dikalikan dengan cepat rambat sinyal.Maka, jarak antara satelit dengan GPS juga dapat diperoleh dari prinsip fisikatersebut. Setiap sinyal yang dikirimkan oleh satelit akan juga berisi informasi yang sangatdetail, seperti orbit satelit, waktu, dan hambatan di atmosfir. Satelit menggunakan jamatom yang merupakan satuan waktu paling presisi.Untuk dapat menentukan posisi dari sebuah GPS secara dua dimensi (jarak),dibutuhkan minimal tiga buah satelit. Empat buah satelit akan dibutuhkan agar didapatkanlokasi ketinggian (secara tiga dimensi). Setiap satelit akan memancarkan sinyal yang akanditerima oleh GPS receiver. Sinyal ini akan dibutuhkan untuk menghitung jarak dari masingmasingsatelit ke GPS. Dari jarak tersebut, akan diperoleh jari-jari lingkaran jangkauansetiap satelit. Lewat perhitungan matematika yang cukup rumit, interseksi (perpotongan)setiap lingkaran jangkauan satelit tadi akan dapat digunakan untuk menentukan lokasi dariGPS di permukaan bumi.




F. Manfaat GPS




Dengan menggunakan GPS, Anda dapat menandai semua lokasi yang pernahAnda kunjungi. Misalnya, Hotel Mulia di waypoint sekian dan tempat-tempat lainnya.Sebenarnya, ada banyak manfaat yang bisa diambil jika Anda mengetahuiwaypoint dari suatu tempat. Pertama, Anda dapat memperkirakan jarak lokasi yang Andatuju dengan lokasi asal Anda. GPS keluaran terakhir dapat memperkirakan jarak Anda ketujuan, sampai estimasi lamanya perjalanan dengan kecepatan aktual yang sedang Andatempuh. Kedua, lokasi di daratan memang cukup mudah untuk dikenali dan diidentifikasi.Namun, jika Anda kebetulan menemui tempat memancing yang sangat baik di tengahlautan ataupun tempat melihat matahari terbenam yang baik di puncak gunung,bagaimana cara menandai lokasi tersebut agar Anda dapat balik lagi ke lokasi itu dikemudian hari tanpa tersesat? Di saat seperti inilah sebuah GPS akan menunjukkanmanfaatnya.Dengan teknologi GPS dapat digunakan untuk beberapa keperluan sesuaidengan tujuannya. GPS dapat digunakan oleh peneliti, olahragawan, petani, tentara, pilot,petualang, pendaki, pengantar barang, pelaut, kurir, penebang pohon, pemadamkebakaran dan orang dengan berbagai kepentingan untuk meningkatkan produktivitas,keamanan, dan untuk kemudahan.Dari beberapa pemakaiaa di atas dikategorikan menjadi:




􀂃 Lokasi


Digunakan untuk menentukan dimana lokasi suatu titik dipermukaan bumi berada.


􀂃 Navigasi


Membantu mencari lokasi suatu titik di bumi


􀂃 Tracking


Membantu untuk memonitoring pergerakan obyek


􀂃 Membantu memetakan posisi tertentu, dan perhitungan jaringan terdekat


􀂃 Timing




Dapat dijadikan dasar penentuan jam seluruh dunia, karena memakai jam atomyang jauh lebih presesi di banding dengan jam biasa.Tidak perduli posisi Anda, di tengah laut, di tengah hutan, di atas gunung,ataupun di pusat kota. Selama GPS dapat menerima sinyal dari satelit secara langsungtanpa halangan, maka GPS akan selalu memberikan informasi koordinat posisi Anda. GPSmembutuhkan area pandang yang bebas langsung ke langit. Halangan-halangan sepertipohon, gedung, bahkan kaca film sekelas V-Kool, bisa mengurangi akurasi sinyal yangditerima oleh GPS. Bahkan bukan tidak mungkin GPS tidak bisa menerima sinyal samasekali dari satelit. GPS juga memiliki feature tambahan yang mampu memberikan informasiselama Anda di perjalanan, seperti kecepatan, lama perjalanan, jarak yang telah ditempuh,waktu, dan masih banyak.


G. Model dan Interkoneksi GPS


Sebuah GPS juga memiliki firmware yang bisa di-upgrade. Upgrade firmware inibiasanya disediakan pada site produsen GPS tersebut. Upgrade firmware biasanyamenggunakan kabel yang dibundel atau-pun tersedia sebagai asesoris. Kabel ini jugaternyata bisa digunakan untuk menghubungkan GPS ke komputer (baik itu notebook, PC,maupun PDA dengan sedikit bantuan konverter). Software GPS yang tersedia untukberbagai platform tersebut juga cukup banyak. Dengan software tersebut, Anda dapatdengan mudah mendownload informasi dari GPS. Memori sebuah GPS memang relatifterbatas, sehingga kemampuan ekstra untuk menyimpan informasi yang pernah Andatempuh ke PC/PDA (yang biasanya memiliki memori lebih besar) tentu akan sangatmenyenangkan. Untuk media komunikasi GPS dengan hardware lain selain kabel, modelGPS sekarang juga ada yang dilengkapi dengan Bluetooth, Infrared.Berdasarkan fisik, model GPS dibagi menjadi beberapa tipe antara lain modelportable/handheld (ukurannya menyerupai ponsel), ada yang lebih besar (biasanya dimount di mobil/kapal), ada pula yang meng-gunakan interface khusus untukdikoneksikan ke notebook maupun PDA (Palm, Pocket PC maupun Nokia Com-municator).


GPS untuk keperluan out- door biasanya juga dilengkapi dengan perlindungananti air dan tahan ben-turan. Beberapa GPS keluaran terakhir bahkan sudah menyediakanlayar warna dan kemampuan komunikasi radio jarak pendek (FRS/Family Radio Service).Tentu saja, semakin banyak feature yang ditawarkan pada sebuah GPS makasemakin tinggi pula harganya.Jika suatu saat Anda ingin pergi ke lokasi yang pernah Anda kunjungi denganmeng-gunakan GPS. Maka, Anda tinggal meng-upload data yang pernah Anda simpan dikomputer kembali ke GPS. Selanjutnya, Anda akan mendapatkan rekaman perjalanan Andaterdahulu. Lokasi dan track yang pernah Anda kunjungi akan dapat Anda temui kembalidengan cepat, dan tentu saja meminimalkan resiko tersesat.







READ MORE - GPS (GLOBAL POSITIONING SYSTEM)
Ilmu takan datang sendiri kalau kita tidak mencarinya